Share

Get This


Get this widget!

Selamat datang para kawan semua, Mudah-mudahan dengan adanya web ini dapat bermanfaat

Pages

Minggu, 04 Mei 2014

Makalah Sistem Periodik Umum - Kimia Anorganik




 
BAB I
PENDAHULUAN



A.     Latar Belakang

Sampai saat ini sudah ditemukan 115 macam unsur dengan sifat-sifat yang khas untuk setiap unsur. Ketika unsur yang di kenal sudah banyak, para ahli berupaya membuat pengelompokan sehingga unsur-unsur tersebut tertata dengan baik. Puncak dari usaha-usaha para ahli tersebut adalah terciptanya suatu daftar yang disebut sistem periodik unsur-unsur. Sistem periodik ini mengandung banyak informasi mengenai sifat-sifat unsur sehingga dapat membantu kita dalam mempelajari dan mengenali unsur-unsur yang kini jumlahnya 155 macam.

Latar belakang pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui sejarah perkembangan tabel periodik unsur, mempelajari sifat-sifat unsur periodik tersebut serta mengenali lebih jauh mengenai Sistem Periodik Unsur.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana sejarah sistem periodik unsur?
2.      Bagaimana sistem periodik medern?
3.      Bagaimana perkembangan dasar pengelompokkan unsur?
4.      Apa saja sifat-sifat dari periodik unsur?
5.      Apa saja golongan unsur dalam sistem periodik?




BAB II
PEMBAHASAN


A.    SISTEM PERIODIK UNSUR
Sampai saat ini sudah ditemukan 115 macam unsur dengan sifat-sifat yang khas untuk setiap unsur. Jika unsur-unsur itu tidak diorganisir secara tepat, maka akan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi dan mempelajari unsur-unsur. Oleh karena itu, sejak dulu ada upaya menggolongkan unsur berdasarkan sifat yang diamatinya. Sifat yang mirip dari berbagai unsur dihimpun ke dalam satu kelompok, sedangkan sifat yang beda dipisahkan dan dikelompokkan ke dalam himpunan yang lain.
Pertama kali pengelompokkan unsur-unsur didasarkan pada sifat logam, bukan logam, dan semi logam (metalloid), kemudian pengelompokkan didasarakan pada massa atom, yang pada waktu itu sudah diketahui. Dengan diketahuinya bahwa nomor atom merupakan sifat khas unsur (temuan Moseley), pengorganisasian unsur disusun berdasarkan urutan nomor atom dalam bentuk periode panjang.
Orang pertama yang menyusun tabel periodik unsur adalah johan W. Dobereiner. Susunannya didasarkan pada massa atom yang didasarkan pada teori atom Dalton. Menurut Dalton, massa atom merupaka sifat khas yang membedakan suatu unsur dengan unsur-unsur lain. Dengan demikian, terhadap hubungan antara massa atom dan sifat-sifat atom unsur.
Menurut Dobereiner, jika massa atom unsur A ditambah massa atom unsur B kemudian dirata-ratakan menghasilkan massa atom unsur tertentu, maka ketiga unsur tersebut akan memilikia sifat yang mirip. Ketiga unsur ini dinamakan triade. Contoh, jika massa atom klorin (35) ditambahkan massa atom iodin (127) kemudian dirata-ratakan, hasilnya akan sama dengan massa atom bromium (80), sehingga ketiga unsur tersebut akan memiliki sifat yang mirip, baik sifat fisik, maupun sifat kimianya.
Pada perkembangan selanjutnya, john Newland menemukan hubungan antara sifat unsur dan massa atom dengan cara lain, yaitu jika unsur-unsur dideretkan menurut kenaikan massa atomnya, maka unsur yang kedelapan akan memiliki sifat mirip dengan unsur yang pertama. Deretan unsur ini dinamakan Hukum Oktaf. Namun demikian , dengan bertambahnya jumlah unsur yang ditemukan, terdapat beberapa unsur yang tidak sesuai dengan hukum oktaf. Misalnya, Cr tidak mirip dengan Al; Mn tidak mirip dengan P; dan Fe tidak mirip dengan S.
Dalam waktu hampir bersamaan, Lothar Meyer dan Mendeleyev menemukan hubungan massa atom dan sifat unsur secara lebih umum. Meyer mempelajari sifat berkala unsur berdasarkan pada volume atom yang diperoleh dari massa jenis atom. Jika volume atom dialurkan terhadap massa atom akan dioeroleh suatu kurva. Unsur-unsur yang terletak pada titik-titik kurva memiliki sifat yang hampir mirip. Lain halnya dengan Mendeleyev, dia menyusun tabel periodik unsur berdasarkan sifat kimia dan fisika dan diurutkan berdasarkan massa atom sama seperti para pendahulunya. Keunggulan Mendeleyev adalah kemampuan memprediksi sifat-sifat unsur yang belum ditemukan pada waktu itu.

0 komentar

Posting Komentar